Wednesday, 16 August 2017

Pantang Menyerah Maverick Vinales Untuk Juara 2017

Pantang Menyerah Maverick Vinales Untuk Juara 2017

Maverick Vinales gagal naik podium pada ajang MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (13/8/2017) malam WIB.

Pebalap Movistar Yamaha itu hanya finis di peringkat keenam.

Hasil itu membuat posisi Vinales di klasemen sementara pebalap MotoGP turun ke peringkat ketiga dengan 150 poin.

Posisinya direbut Andrea Dovizioso yang meraih podium juara dan kini mengoleksi 158 poin.

Sementara puncak klasemen masih ditempati Marc Marquez dengan 174 poin.

Pebalap Repsol Honda tersebut finis kedua usai bersaing ketat dengan Dovizioso.

Dengan menyisakan tujuh seri balapan, Vinales menolak untuk melempar handuk.

Pebalap asal Spanyol itu masih optimistis dengan peluang perebutan gelar juara.

"Yang penting adalah motivasi dan sekaligus melanjutkan pekerjaan kami. Mungkin kami perlu lebih fokus pada frame dan membuat beberapa perubahan," kata Vinales seperti dikutip dari GPOne.

Vinales tampaknya masih ingin berusaha untuk memuaskan pabrikan Jepang.

Namun, dia meminta para kru Yamaha dapat berkolaborasi dengannya untuk membenahi masalah pada motor dan ini pekerjaan yang akan dilakukannya sebelum tampil pada balapan berikutnya di Sirkuit Silverstone, Inggris.

"Saya mengubah gaya dan menyesuaikan diri dengan Yamaha. Sekarang saya tidak bisa lagi agresif seperti dulu, terutama saat pengereman. Yang tersisa adalah bekerja dan fokus pada balapan berikutnya di Silverstone, di mana saya bisa memasukkan kontribusi saya sendiri," paparnya.

Sementara itu, pebalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez, sangat bersyukur bisa naik podium kedua.

Marquez yang memulai lomba dari posisi terdepan, harus legawa finis kedua di seri Austria.

Bagi Marquez tambahan 20 poin sangat berarti baginya.

"Inilah MotoGP! Kami sudah mencoba sampai akhir, tetapi seperti ini. Meski begitu, 20 poin menjadi sangat penting," tulis Marquez di akun sosial medianya.

Dari hasil GP Austria, Marquez di posisi kedua mendapatkan 20 poin, sedangkan Dovi di posisi pertama mendapat 25 poin.

Tambahan tersebut membuat posisi Marquez tetap aman sebagai pengumpul poin terbanyak.

Pergeseran justru terjadi pada posisi Vinales, yang tadinya sebagai runner-up kini menjadi urutan ketiga di bawah Dovizioso.

Dengan selisih 24 angka dari Marquez, tentu Vinales harus berjuang ekstra keras di tujuh seri tersisa.

Vinales pun kini meminta manajemen Yamaha untuk fokus membenahi performa motornya.

Vinales heran motor Johann Zarco (pebalap tim satelit Yamaha) tampil lebih impresif ketimbang tunggangnnya.

Fakta tersebut membuat Vinales meyakini motor milik tim Movistar Yamaha memang bermasalah.

Vinales tampil kurang gereget pada balapan di Sirkuit Red Bull Ring tersebut.

Dia hanya finis di posisi keenam, alias tepat di depan rekan setimnya, Valentino Rossi, yang menghuni urutan ketujuh.

0 comments:

Post a Comment