Saturday, 12 August 2017

Pahami Apa Itu Pengertian Biaya dan Itung-Itunganya Dalam Berbisnis

Pahami Apa Itu Pengertian Biaya dan Itung-Itunganya Dalam Berbisnis

Tak ada usaha yang bisa dijalankan tanpa biaya. Dalam banyak teori, pengertian biaya tidak bisa lepas dari sesuatu yang bisa dinilai dengan uang. 

Meski ada yang mengatakan bahwa tidak semua usaha butuh modal uang, tapi nyatanya semua usaha pasti butuh biaya. 

Entah itu biaya yang harus dikeluarkan dalam bentuk uang, maupun harus dikeuarkan dalam bentuk waktu atau tenaga. Pokoknya yang namanya usaha pasti butuh biaya.

Pengertian biaya yang hanya membatasi pada sesuatu yang hanya dapat dinilai dengan uang, itu sejalan dengan konsep kehidupan modern yang meletakkan uang sebagai alat untuk tukar menukar. Berbeda dengan jaman dahulu, jika kita mendefinisikan biaya pada jaman dahulu, tentu tidak bisa dikatakan bahwa biaya adalah apa yang bisa dinilai dengan uang.

Biaya pada jaman dahulu sebelum mengenal uang adalah sesuatu yang bisa dinilai dengan alat tukar. Maklum saja, pada jaman dahulu, alat tukar bukanlah uang, melainkan barang. 

Entah itu kebutuhan pokok ataupun yang lainya. Pokoknya pada jaman dahulu pengertian biaya adalah sesuatu yang bisa dinilai dengan alat tukar menukar. 

Jadi pada jaman dahulu pengertian biaya jauh lebih luas ketimbang jaman sekarang. Orang jaman sekarang lebih menilai biaya sebagai uang, sementara jaman dahulu lebih menilai pada nilai guna. 

Padahal kalau kita menjalankan usaha, pengertian biaya lebih dari sekadar uang. Biaya jauh lebih luas ketimbang uang. Bahkan mungkin, pengertian biaya pada jaman dahulu lebih teman untuk menggambarkan biaya pada jaman sekarang untuk kebutuhan usaha. 

Jika kita hanya menghitung biaya dengan uang, maka akan sulit untuk menjalankan sebuah usaha. Haruslah berupa nilai guna, walaupun memang pada akhirnya harus dikonversikan ke dalam uang. 

Tapi yang pasti menjalankan sebuah bisnis atau usaha tanpa menghitung biaya adalah sesuatu yang konyol dan tidak masuk akal. 

Biaya sangat penting untuk menentukan harga sebauh produk yang diproduksi oleh usaha atau bisnis kita. 

Tanpa bisa menentukan biaya yang tepat, kita tidak akan bisa menentukan harga jual yang tepat. Bisa saja terlalu mahal atau malah terlalu tinggi.

Menentukan Biaya dan Harga Jual
Beberapa orang menentukan harga jual sebuah produk dengan cara sederhana, yang penting lebih mahal dari harga belinya. Padahal bisa saja ia merugi, sebab ia tidak mempertimbangkan hal-hal lain yang dikeluarkan tapi tidak dalam bentuk uang. 

Agar tidak merugi, harga jual sebuah produk harus memasukkan segala hal yang dikeluarkan dan dikonversikan dalam bentuk uang. Cara sederhanya adalah sebagai berikut:

Tentukan harga pokok penjualan terlebih dahulu. Jadi pertama-tama anda harus menghitung terlebih dahulu, berapa keuntungan yang ingin anda dapatkan ditambah dengan biaya lain-lain yang harus anda keluarkan. Misalnya biaya pengiriman dan lainya. 

Sesuaikan dengan kondisi pasar. Sebagai seorang pebisnis, kita juga harus pandai membaca kondisi pasar. Misalnya barang yang kita jual di pasar dalam keadaan langka, dan peminatnya banyak. 

maka kita bisa menaikkan harga jual produk kita. atau ketika sebuah negara mengalami inflasi, kita juga bisa menaikkan harga jual produk kita.  hal demikian juga berlakuk sebaliknya.

Selain memperhattikan kondisi pasar, sebagai usahawan yang serdar, kita juga harus melihat kompetitor kita, berapa mereka menjual barang. Jika mereka menjual barang yang sama dengan kita dengan harga yang murah, maka kita juga harus menjualnya dengan harga yang murah. 

Nah itulah apa yang dimaksud dengan pengertian biaya, sekaligus juga cara menentukan harga sebuah produk berdasarkan biaya. 

0 comments:

Post a Comment