Friday, 24 February 2017

Fungsi dan Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini


Apakah Anda sudah berencana ingin memasukkan si kecil ke lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dalam waktu dekat ini. 

Bila Anda ingin  memasukkan anak Anda ke lembaga PAUD, perlu di pahami terlebih dahulu fungsi dan tujuan pendidikan anak usia dini. 

PAUD merupakan program pendidikan non formal untuk anak usia 3-5 tahun. 

usia tersebut disebut juga masa prasekolah. 

Oleh sebab itu, jenis pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga PAUD ini bukanlah berdasarkan kurikulum yang baku.

Kegiatan di sekolah PAUD banyak berisi  kegiatan-kegiatan bermain sambil belajar dengan tujuan untuk mengembangkan potensi anak sejak dini. 

Melihat  tujuan PAUD tersebut, dapat disimpulkan bahwa fungsi adanya  PAUD harus meliputi fungsi seperti adaptasi, kemudian fungsi sosialisasi, fungsi pengembangan, dan fungsi bermain.

Supaya setiap anak mendapatkan pemenuhan hak pendidikan sejak dini maka setiap kelurahan yang ada di Indonesia didorong untuk mempuyai minimal satu lembaga PAUD. 

Bentuk dari  PAUD sendiri bisa berupa Kelompok Bermain  atau umumnya sering disebut juga Play Group. 

Kapan Anak Bisa Masuk PAUD
Perlu atau tidaknya seorang anak dimasukkan ke PAUD sangat beragam, tergantung dari kesiapannya sendiri serta kondisi keluarganya.berikuut ini cirri yang bisa jadi acuan untuk anak bisa masuk PAUD : 
1. Lulus toilet training
2. Mampu serta dapat berkomunikasi sesuai usianya
3. Menunjukkan sikap minat belajar

Tips Memilih Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini
Memilih lembaga PAUD atau pendidikan anak usia dini memang harus yang sesuai dengan kebutuhan serta juga memiliki kualitas yang baik. 

Jadi dalam hal ini orang tua harus bisa lebih selektih dalm memilih serta menempatkan anaknya di lembaga anak usia dini.

Berikut ini ada beberapa pertimbangan untuk Anda sebagai orang tua untuk menyekolahkan Anda diPAUD : 

1. Sekolah tidak begitu jauh dari rumah. 
Pilihlah  sekolah yang sesuai dengan karakter anak Anda. 

Apa bila si kecil aktif,maka pilihlah sekolah yang dilengkapi halaman yang luas dan yang memiliki kegiatan yang variatif. 

Sedangkan bila si kecil pemalu maka pilih sekolah dengan jumlah siswa yang sedikit dan dengan memilih guru yang memiliki perhatian lebih pada setiap anak didik yang dia ajarnya.

2. Pilih sekolah yang membuat anak senang. 
Bagi keluarga yang merasa perlu memasukkan anaknya ke sebuah lembaga PAUD. 

Sangat penting untuk terus rutin memastikan, apakah si kecil menikmati sekolahnya atau tidak menikmati sama sekali. 

Perlu di ingat kembali bahwa tujuan dari sekolah di usia dini tersebut bukanlah untuk menyiapkan anak untuk masuk masuk sekolah dasar (SD). 

Melainkan hanya untuk sekedar memberikan stimulasi yang tepat yang sesuai dengan usianya.

Apa bila keluarga terutama ayah dan ibu mengetahui anaknya sedang mengalami kesulitan atau terjadi masalah belajar di sekolahnya.

Sebagai orang tua jangan pernah memarahinya. 

Namun harus Selalu berikan dukungan serta arahan untuknya supaya ia mau mengejar ketertinggalannya dalam belajar. 

Orang tua harus sepakat bahwa bila memasukkan anak ke lembaga PAUD bukan berarti sepenuhnya menjadi tanggung jawab pendidik dan pembimbing tapi juga orang tua.

Perlu diketahui lagi Lembaga PAUD hanya sekedar alternatif sarana pendidikan anak usia dini saja. 

Tempat pendidikan anak usia dini tersebut yang paling utama ialah rumah dan keluarga.

Demikian artikel mengenai pendidikan anak usia dini. 

Semoga itu bisa menjadi reverensi untuk Anda sebelum Anda benar-benar memasukan anak anda pada lembaga anak usia dini. Sekian terimakasih.

0 comments:

Post a Comment