Kamis, 08 September 2016

Menghindari Tekanan Darah Tinggi



Takut tekanan darah tinggi naik saat mengonsumsi daging kambing di Hari Raya Idul Adha? Mungkin tak sedikit orang yang selalu mengkhawatirkan soal kesehatan, pasca menyantap lezatnya daging kambing atau sapi yang terhidang di atas meja.

Memang, memiliki tekanan darah tinggi selalu dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan stroke. Apalagi ditambah dengan kebiasaan buruk seperti merokok, jarang berolahraga, serta stres berlebihan.

Termasuk konsumsi daging merah yang disebut-sebut memberi andil kenaikan tekanan darah Anda. Apakah benar? Menurut sebuah penelitian The American Journal of Clinical Nutrition pada 2005, ternyata mengonsumsi daging apapun (tak hanya daging merah) secara berlebihan bisa berdampak pada tekanan darah tinggi.

JAMA Internal Medicine menyarankan orang yang memiliki tekanan darah tinggi untuk beralih ke diet vegetarian. Dengan demikian, tekanan darah Anda bisa terjaga stabil.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua studi menunjukkan bahwa semua daging merah mencetuskan risiko tekanan darah tinggi.

The American Journal of Clinical Nutrition pada 2006 mengungkapkan bahwa orang bertekenan darah tinggi berhasil menurunkan kadar kolesterol Anda dengan mengonsumsi daging.

Bagaimana bisa? Mereka menggantikan konsumsi makanan tinggi karbohidrat dengan mengonsumsi daging merah tanpa lemak, ikan, atau sayuran.

Tak hanya itu saja, mereka juga membatasi konsumsi garam. Hal ini tentu dapat diaplikasikan dalam diet sehat Anda, terutama saat Idul Adha.

Anda bisa memisahkan lemak dari daging kambing atau sapi sebelum dimasak. Cara ini dilakukan untuk menghindari terjadinya tekanan darah tinggi. Jangan lupa untuk memasaknya dengan cara direbus atau dipanggang.

Ide yang baik untuk memberi bumbu alami seperti rempah-rempah, buah-buahan, maupun cabai. Demikian dikutip dari laman Livestrong, Rabu (7/9/2016).


0 komentar:

Poskan Komentar