Senin, 05 September 2016

Mengenang Haul Sang Legenda Betawi, Benyamin Suaeb 21 Tahun



Selasa, 5 September 1995, Benyamin Suaeb yang tenar sebagai seniman Betawi serbabisa berpulang untuk selama-lamanya.

Bang Ben, demikian biasa dia dipanggil, roboh setelah bermain sepak bola. Ia kemudian dilarikan ke RS Puri Cinere.

Ben kembali menghadap Yang Maha Kuasa setelah selama 30 tahun--seperti dikutip dari obituari yang ditulis SM Ardan--secara gigih dan konsekuen malang melintang dan berjuang untuk kebudayaan Betawi.

Cucu Haji Jiung kelahiran Kemayoran ini memang lihai di berbagai arena. Ia menjadi bintang layar perak, pemain sinetron, bintang iklan, penyanyi, pelawak, pembawa acara, sampai pengisi acara di radio Betawi yang didirikannya, yakni Bens Radio.

Benyamin membawakan semuanya dalam gaya Betawi yang kocak dan memikat. Meski sempat dituduh merusak bahasa Indonesia, Ben dengan tegas menyangkalnya.

 "Justru malah gua memperkaya bahasa Indonesia," ujarnya suatu ketika. Ya, tengok saja bagaimana kata-kata seperti "musuh bebuyutan" dan "biang kerok" menjadi populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Dalam rangka mengenang Benyamin, Bens Radio bersama komunitas pencinta Benyamin mengadakan ziarah ke makam Benyamin Suaeb di TPU Karet Bivak hari ini Senin (5/09).

 Selain dihadiri pihak keluarga yang diwakili Biem Benyamin dan Beni Pandawa, Benyamin Suaeb Fans Club, ada pula Rizal Ramli, personel Biang Kerok Band, Kojek Rapper Betawi, David Nurbianto, dan Jak Mania Tanah Abang.

Informasi dari, Haji Beni Pandawa--anak kelima Benyamin dengan istri pertamanya Hj Nonnie yang menjabat direktur Bens Radio--mengungkapkan harapannya agar Bang Ben selalu dikenang.

 Selain itu, dia juga berharap agar karya-karya ayahnya bisa menjadi kebaikan buat seluruh masyarakat.

Dalam buku biografi Benyamin berjudul Muka Kampung Rejeki Kota, Rano Karno yang pernah jadi lawan main Benyamin di Si Doel Anak Sekolahan mengatakan, "Memang talenta dia berbeda dengan kita, dan tidak ada yang bisa menyamai dia.

 Sebenarnya saya tidak boleh menyesal dia pergi. Tapi, saya rindu. Sangat rindu dia."


0 komentar:

Poskan Komentar