Blogger Pages

Rabu, 21 September 2016

Rakyat Tetap Melarat



Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa mandeknya pembangunan di daerah bukan lantaran tidak adanya dana anggaran.

Sejak dua tahun pemerintahan Jokowi-JK, ratusan triliun rupiah selalu digelontorkan pemerintah pusat ke daerah setiap tahunnya.

Namun, kenyataannya, sebagian rakyat tetap melarat, tidak mendapat banyak manfaat dari anggaran tersebut. Lemahnya data sejak perencanaan anggaran jadi masalah pelik.

"Situasi yang dihadapi di 2016 kan memberikan pelajaran penting bahwa data dan database (perencanaan anggaran) itu sangat penting," ujar Menkeu di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (31/9/2016) malam.

Gelontoran triliunan rupiah yang didelegasikan ke daerah, entah itu melalui program kementerian dan lembaga, atau transfer ke daerah langsung, justru mandek. Uang triliunan rupiah itu mentok di kas daerah dan tidak mengalir ke hilirnya, ke rakyat.

Hingga akhir Juli 2016 lalu, dana anggaran yang mengendap di bank-bank daerah masih Rp 224 triliun atau naik Rp 9,9 triliun dari posisi Juni 2016.

Padahal, gelontoran dana itu diperuntukkan bagi bidang kesehatan, pendidikan, hingga bantuan dana sosial bagi masyarakat miskin.

Presiden Joko Widodo berkali-kali meminta kepala daerah untuk mempercepat penyerapan anggaran sehingga manfaat duit-duit itu bisa dirasakan rakyat.

Akan tetapi, apa mau dikata, perencanaan anggaran yang terbukti tidak berdasarkan basis data yang kuat seperti membuat kebingungan dalam mengalirkan anggaran itu.

Contoh teranyar buruknya perencanaan dana anggaran bisa dilihat dari kelebihan dana tunjangan profesi guru seluruh Indonesia yang fantastis mencapai Rp 23,3 triliun.

Setelah ditelusuri, jumlah dana anggaran guru di daerah yang berhak menerima tunggangan profesi tidak sebanyak itu.

Menurut Sri Mulyani, sudah saatnya pemerintah pusat dan daerah melakukan sinkronisasi data sehingga anggaran yang sesungguhnya melimpah itu bisa benar-benar bermanfaat untuk rakyat, bukan kantong orang-orang yang mengatasnamakan wakil rakyat.

"Data itu data apa saja? Jumlah rumah sakit primer, tenaga kesehatan, kalau dari sisi pendidikan ya jumlah guru, sekolah, murid. Data ini perlu sinkronisasi yang luar biasa banyak," kata Ani.

Kementerian Keuangan sendiri akan memangkas dana anggaran pada APBNP 2016 sebesar Rp 137,6 triliun.

Rinciannya, belanja kementerian dan lembaga sebesar Rp 64,7 triliun. Adapun sisanya merupakan penghematan dana transfer ke daerah Rp 70,1 triliun dan dana desa sebesar Rp 2,8 triliun.

"Seperti yang disampaikan beberapa menteri bahwa mereka melihat banyak kata-kata bersayap (dalam perencanaan anggaran) sehingga ada ruang untuk efisiensi," ucap Ani.

Kementerian Keuangan sendiri menyampaikan akan terus memantau arus uang ke daerah sebagai implementasi APBN-P 2016. Hanya, persoalan efektivitas pengunaan anggaran tetap ada di tangan pemerintah daerah.

Teknologi untuk Memajukan Peradaban



Acara pembukaan Tangerang Selatan Global Innovation Forum (TGIF) berlangsung di Gedung Graha Widya Bhakti, Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan, Rabu (21/9/2016).

Event bertajuk "Innovation For Sustainable Development" itu diharapkan mampu menghasilkan inovasi tekhnologi yang dapat memajukan peradaban kemanusiaan.

Harapan tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani saat memberikan sambutan di hadapan sekira seribu tamu undangan dari dalam dan luar negeri.

 "Penciptaan pengetahuan dalam bentuk inovasi membutuhkan dukungan teknologi. Sementara saat ini, masih terdapat kesenjangan dalam mencapai kemajuan ilmu pengetahuan, inovasi dan teknologi diantara bangsa dan negara.

Oleh karena itu, Global Innovation Forum ini saya harapkan mampu membangun dunia yang lebih baik, yakni dengan membangun kehidupan manusia yang berkeadaban," kata Puan disambut tepuk tangan peserta.

Selain itu, dia juga menyoroti soal pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad ke-21 sekarang ini. Menurutnya, invensi dan inovasi teknologi telah menjadi penentu perubahan peradaban manusia, baik yang terjadi di Indonesia ataupun bangsa lainnya.

 Kenyataan demikian, sambung Puan, telah mengubah paradigma pembangunan Indonesia yang semula bertumpu pada keunggulan komparatif sumber daya alam, kini mulai bergeser pada keunggulan kompetitif sumber daya manusia yang ditopang oleh ilmu pengetahuan dan teknologi.

 "Pemerintah melalui pihak terkait terus mendorong kolaborasi antara unsur akademisi, pelaku usaha, serta masyarakat dalam melakukan penguatan inovasi dan pengembangan teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan umat manusia," tuturnya.

Sementara, mendukung hal tersebut, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir menguraikan sejumlah programnya dalam menjadikan Science Techno Park atau pusat inovasi yang ada menjadi suatu inovasi teknologi yang bermanfaat bagi pembangunan di masing-masing daerah, tentunya dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi.

 "Semua daerah harus membangun techno park dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi, agar dapat memajukan sumber daya manusia, berikut juga membangun wilayahnya," ujarnya.

TGIF merupakan event yang digelar oleh World Technopolish Association (WTA) dan bekerjasama dengan Unesco, Kemenristekdikti, Serta Asosiasi Pemerintah Kota Seindonesia (Apeksi).

Acara tersebut mulai berlangsung sejak Selasa kemarin, namun secara resmi baru dibuka hari ini, dan akan berakhir Jumat 23 September 2016.

Tercatat, ada 90 wali kota dari 47 negara yang tergabung dalam keanggotaan WTA turut hadir didalamnya.

Kota Tangsel yang masuk dalam keanggotaan WTA pada tahun 2014 lalu, terpilih menjadi kota pertama di Indonesia yang dipercaya menjadi tuan rumah pagelaran rutin organisasi yang berdiri sejak tahun 1998 di Korea Selatan itu.


Kamis, 15 September 2016

5 Benda Yang Membuat Tampilan Berbusana Semakin Kece!

Disadari atau tidak, ada beberapa benda yang dapat kita gunakan untuk membuat tampilan busana yang kita kenakan jadi terlihat lebih menarik. Beberapa diantaranya memang terlihat simple dan sepele, namun jangan salah, benda ini justru bisa jadi daya tarik bagi si pemakai. Penasaran benda apa saja yang bisa menjadikan style fashion kamu jadi lebih maksimal? Check this out! 

1.    Kalung
Untuk para perempuan yang memang menyukai segala hal berbau keindahan, kalung bisa jadi salah satu benda yang paling sering dipakai untuk melengkapi penampilan. Banyak jenis kalung yang bisa dipilih seperti kalung emas, mutiara, permata, batu-batuan hingga etnik. 
Apabila kamu mengenakan pakaian dengan warna polos, bisa menggunakan kalung dengan desain yang sedikit rame dan warna yang ng-jreng untuk menonjolkan kesan kuat pada kalung yang dipakai.

2.    Outer
Outer

Outer atau rompi kini mulai banyak digunakan bahkan menjadi trend dikalangan para remaja putri. Memadukan kaos polos yang dirangkap dengan outer, membuat penampilan lebih trendy. Ada beberapa jenis outer yang sering dipakai seperti dari rajut, katun, soft jeans dan lainnya.

3.    Bross
Bagi yang menggunakan hijab, keberadaan bross bisa jadi sangat penting, karena selain dapat membantu penggunaan, juga bisa mempercantik tampilan hijab. Aneka jenis bross bisa dipilih sesuai selera, mulai dari yang berbentuk bunga, taburan permata atau mutiara.

4.    Topi

Untuk benda penunjang penampilan yang satu ini, bisa digunakan oleh pria maupun wanita. Ya, topi tidak hanya berfungsi untuk melindungi kulit wajah dari sinar matahari, tetapi juga dapat membuat penampilan semakin sporty dan chic. 

5.    Sabuk/Ikat Pinggang
Penggunaan sabuk mampu memberikan kesan elegan dan berkelas. Untuk semakin menunjukkan lekuk tubuh terutama bagian pinggang, kamu bisa menggunakan sabuk dengan desain yang polos dan warna netral. Ikat pinggang juga dapat dipadukan dengan berbagai jenis pakaian seperti dress, jeans, rok dan celana kain.

Itu tadi beberapa barang yang bisa menjadi penunjang penampilan kamu dalam berpakaian. Jika ingin mendapatkan baju-baju menarik dengan harga yang bervariasi sebagai pelengkap koleksi baju-baju di rumah, bisa membelinya di toko baju online yang banyak beredar di media sosial atau internet saat ini. Ada banyak jenis pakaian yang bisa kamu dapatkan, tinggal pilih dan sesuaikan dengan selera kamu.

Nah, semoga informasi tadi bermanfaat untuk kamu ya. Jangan ragu untuk melakukan explore dalam gaya berpakaian, siapa tahu itu justru akan membuat kamu semakin menarik!

Kawasan Wisata Toba



Pada awal periode pemerintahnnya, Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Parawisata mencanangkan kawasan Danau Toba menjadi salah satu tujuan wisata prioritas bersama 9 kawasan wisata lainnya di Indonesia.

Kunjungan presiden di beberapa wilayah Sumatera Utara minggu lalu, menunjukkan betapa permerintah menaruh perhatian besar bagi kawasan ini agar pembangunan wisata Danau Toba yang sudah dicanangkan sebelumnya segera dilakukan dengan cepat, terpadu, dan terintegrasi di kawasan sekitarnya.

Tentu yang menjadi tujuan utama permerintah adalah industri wisata menjadi salah satu sumber penting bagi pendapatan devisa negara yang kemudian berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Kawasan ini berpotensi besar menjadi kawasan wisata berkelas dunia dengan keanekaragaman jenis wisata seperti keindahan alam, suku dan budaya, wisata pendidikan, wisata rohani, dan lainnya.

Namun, dibandingkan dengan kawasan wisata lain di Indonesia, kunjungan wisatawan domestik maupun manca negara ke Danau Toba masih relatif rendah dibandingkan tujuan wisata lainnya, seperti Bali dan Yogyakarta.

Menyadari itu, sudah sepatutnya di tengah kondisi melemahnya pendapatan negara dari sektor energi dan perdagangan, upaya pemerintah mendorong industri parawisata di kawasan Danau Toba menjadi salah satu tujuan wisata yang berkelas dunia, yang patut diapresisasi dan didukung sepenuhnya.

Kemauan untuk membangun wisata secara massif tidak hanya memperhatikan dampak ekonomi saja, akan tetapi bagaimana dampaknya terhadap lingkungan, sosial, dan budaya masyarakat sangat penting untuk diperhatikan.

Beberapa aspek tersebut penting dipikirkan dan dipertimbangkan dalam tahap perencanan pembangunan sebuah kawasan.


4 Event Seni dan Budaya Berskala Nasional



Pemkab Ciamis mulai tahun 2017 mendatang akan menggelar 4 event seni dan budaya berskala nasional.

Event itu pun sudah mendapat dukungan dari Kementerian Parawisata dan Ekonomi Kreatif serta masuk dalam agenda parawisata nasional yang bertajuk ‘Pesona Indonesia’.

Tujuan digelarnya event tersebut, tak lain ingin menegaskan bahwa Kabupaten Ciamis memiliki segudang seni dan budaya yang layak dijual serta sebagai icon parawisatanya.

Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Ciamis, Budi Kurnia, mengatakan, 4 event seni dan budaya yang akan digelar tersebut, diantaranya Festival Bebegig, Pesona Galuh Nageri, Jayagiri Festival dan Wisata Religi di Pesantren Sinarasa Panjalu.

Budi menjelaskan, pada acara Festival Bebegig, tak hanya menampilkan kesenian Bebegig asal Kecamatan Sukamantri saja, tetapi juga akan mengundang sejumlah kesenian topeng dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami namai Festival Bebegig memang ada misi untuk lebih memperkenalkan kesenian bebegig supaya lebih dikenal secara luas,” ujarnya.

Budi menambahkan, karena kesenian bebegig merupakan seni tari topeng, maka perlu diundang kesenian serupa dari daerah lain untuk ikut menyemarakan acara tersebut.

 “Nanti akan kami undang kesenian Ondol-ondel, Reog Ponorogo, Topeng Ireng, Tari Topeng Cirebon dan kesenian topeng lainnya yang ada di Indonesia,” katanya, kepada Koran HR, pekan lalu.

Sementara event Pesona Galuh Nageri, kata Budi, merupakan acara untuk membangkitkan semangat kegaluhan dengan menampilkan seni dan budaya Kerajaan Galuh.

“Pada event Pesona Galuh Nageri tahun 2017, kita akan menggelar Kirab Pusaka Galuh. Dalam acara itu nanti akan dikumpulkan seluruh budayawan dan kolektor yang memiliki benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Galuh.

Hal itu agar masyarakat Ciamis dapat mengenal kekayaan sejarah dan budaya Kerajaan Galuh,” terangnya.


Parawisata Indonesia Peringkat Lima di ASEAN



Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Keparawisataan Kementrian Parawisata RI, Prof Dr H M Ahman Syah membawakan Kuliah Umum di Balairung Politeknik Parawisata (Poltekpar) Makassar, Selasa (16/8/2016).

Prof Ahman membawakan Kuliah Umum bertajuk Kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Pariwisata dalam Menghadapi Persaingan Global.

Kuliah Umum tersebut diikuti kurang lebih 700 mahasiswa Poltekpar Makassar dan beberapa dosen serta staf Poltekpar Makassar.

Prof Ahman mengungkapkan saat ini di ASEAN , kualitas sumber daya manusia bidang pariwisata Indonesia masih berada di peringkat kelima, tertinggal dari Singapura, Malaysia, Thailand dan Fillipina.

“Indonesia merupakan negara terbesar di ASEAN dan jumlah penduduknya juga terbesar di ASEAN, kelemahan sumber daya manusia kita ada pada pengusaan bahasa asing terutama bahasa Inggris, penguasaan IT dan kepemimpinan atau manajerial rendah," tutur Prof Ahman.(*)

Kamis, 08 September 2016

Menghindari Tekanan Darah Tinggi



Takut tekanan darah tinggi naik saat mengonsumsi daging kambing di Hari Raya Idul Adha? Mungkin tak sedikit orang yang selalu mengkhawatirkan soal kesehatan, pasca menyantap lezatnya daging kambing atau sapi yang terhidang di atas meja.

Memang, memiliki tekanan darah tinggi selalu dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan stroke. Apalagi ditambah dengan kebiasaan buruk seperti merokok, jarang berolahraga, serta stres berlebihan.

Termasuk konsumsi daging merah yang disebut-sebut memberi andil kenaikan tekanan darah Anda. Apakah benar? Menurut sebuah penelitian The American Journal of Clinical Nutrition pada 2005, ternyata mengonsumsi daging apapun (tak hanya daging merah) secara berlebihan bisa berdampak pada tekanan darah tinggi.

JAMA Internal Medicine menyarankan orang yang memiliki tekanan darah tinggi untuk beralih ke diet vegetarian. Dengan demikian, tekanan darah Anda bisa terjaga stabil.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua studi menunjukkan bahwa semua daging merah mencetuskan risiko tekanan darah tinggi.

The American Journal of Clinical Nutrition pada 2006 mengungkapkan bahwa orang bertekenan darah tinggi berhasil menurunkan kadar kolesterol Anda dengan mengonsumsi daging.

Bagaimana bisa? Mereka menggantikan konsumsi makanan tinggi karbohidrat dengan mengonsumsi daging merah tanpa lemak, ikan, atau sayuran.

Tak hanya itu saja, mereka juga membatasi konsumsi garam. Hal ini tentu dapat diaplikasikan dalam diet sehat Anda, terutama saat Idul Adha.

Anda bisa memisahkan lemak dari daging kambing atau sapi sebelum dimasak. Cara ini dilakukan untuk menghindari terjadinya tekanan darah tinggi. Jangan lupa untuk memasaknya dengan cara direbus atau dipanggang.

Ide yang baik untuk memberi bumbu alami seperti rempah-rempah, buah-buahan, maupun cabai. Demikian dikutip dari laman Livestrong, Rabu (7/9/2016).